3 Kunci Keunggulan Kompetitif

3 Kunci Keunggulan Kompetitif

Suatu growth belum tentu menjadi growth yang menguntungkan bagi perusahaan. Riset IBM menunjukkan hal tersebut, dimana growth seringkali tidak releven dan tidak ada hubungannya dengan value creation. Dalam riset tersebut, juga dipaparkan beberapa solusi mengenai bagaimana seharusnya perusahaan mengejar growth, yakni dengan membangun kompetensi pada 3 area.
Menurut riset IBM, ada 3 keunggulan kompetitif yang memungkinkan perusahaan untuk mengejar growth. 3 keunggulan kompetitif tersebut antara lain adalah; 1)Scale and operational excellence; 2)Organizational focus and leadership; dan 3)Strategic marketing and the 4Ps.

1. Scale and operational excellence

Perusahaan punya keunggulan kompetitif dimana mereka dapat mempertahankan biaya operasional yang rendah, dengan produk berkualitas tinggi serta cepat masuk ke pasar. Keunggulan tersebut dapat dicapai melalui langkah-langkah sebagai berikut:

  • • Mengintegrasikan operasi dan akuisisi di seluruh dunia
  • • Produktivitas aset yang tinggi serta continual improvement
  • • memanfaatkan teknologi yang inovatif
  • • mengelola fleksibilitas, kapasitas dan outsourcing secara efektif
  • • mengedepankan kapabilitas yang unik, baik melalui supply chain, jaringan distribusi, hingga sales

Contohnya adalah Toyota, yang sejak kemunculannya pada 1937 kini berkembang menjadi produsen otomotif terbesar di dunia. Dengan ‘Toyota Production System’ yakni suatu filosofi yang digunakan dalam mengelola pabrik dan logistik, Toyota berhasil menetapkan suatu standar efisiensi, produktivitas, dan kualitas pada industri otomotif, yang tentunya memberikan mereka suatu keunggulan kompetitif tersendiri dibandingkan pesaingnya.

2. Organizational focus and leadership

Perusahaan punya keunggulan kompetitif melalui profitable growth serta secara konsisten dan konstan mengembangkan strateginya. Berikut ini adalah langkah-langkahnya:

  • • mempunyai target yang focus untuk meningkatkan pendapatan dan labanya
  • • memanfaatkan perubahan dinamika industri melalui merger dan akuisisi
  • • menciptakan strategi mitigasi risiko yang visioner secara industry-specific
  • • punya tim manajemen yang punya track record bagus

Misalnya adalah Apple, yang pada akhir 90-an sempat terpuruk, namun berhasil berkembang luar biasa dengan fokus kepada inovasi dan timing yang tepat masuk ke pasar. Mereka punya serangkaian portofolio produk yang punya user interface saling terkait, dan mampu melihat sinergi antara penjualan iPod, download iTunes dan computer Mac dapat meraup porsi pengeluaran pelanggan (share of wallet) lebih besar. Selain itu, Apple juga punya toko ritel dengan pelayanan yang baik. Selain itu, Apple juga punya fokus, kepemimpinan dan manajemen brand yang baik.

3. Strategic marketing and the 4Ps

Perusahaan unggul dalam hal brand value yang kuat, kesetiaan pelanggan, kekuatan pricing, serta pertumbuhan sales. Berikut ini adalah langkah-langkah yang mereka lakukan:

  • • punya value proposition yang konsisten, baik itu diferensiasi produk ataupun dari biaya
  • • berfokus pada portfolio produk yang mendominasi kategori utama
  • • meningkatkan inovasi produk secara kontinu dan mendesain investasi sesuai siklus hidup produk
  • • berfokus pada strategi segmentasi lewat geografis, pelanggan, atau keduanya.

Contoh untuk kategori ini adalah Unilever. Siapa yang tidak kenal produk-produk Unilever seperti Clear, Sunsilk, Dove, Sunlight, Rinso, Surf, dan Pepsodent? Serangkaian portfolio produk Unilever ini merupakan pemimpin pasar pada kategori kebutuhan rumah tangga. Unilever juga selalu melakukan inovasi terhadap produk-produknya. Produknya yang berkualitas tinggi didukung dengan strategi pemasaran yang tepat sasaran juga berhasil menjadikan Unilever punya tingkat. kesetiaan pelanggan yang tinggi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: