Menangani Risiko Politik

Investasi tentunya menghadirkan risiko, salah satunya adalah risiko politik. Risiko politik kini semakin menjadi fokus perhatian seiring dengan merebaknya isu terorisme. Namun, sebagian besar pengukuran risiko politik, seperti dikutip Bruce Gale, adalah dangkal dan subyektif.

Biasanya, analisa risiko politik hanya informal saja, dimana CEO atau utusannya melakukan kunjungan ke negara tertentu, dilengkapi suratkabar lokal dan laporan risiko negara dari lembaga konsultan. Kemudian CEO mengemukakan pendapat atau keputusannya. Jarang ada laporan tertulis atau presentasi yang membahas secara sistematis dan menyeluruh.

Padahal, seharusnya risiko politik tidak hanya perlu dilakukan secara menyeluruh, melainkan juga di awal. Ini demi menghindari situasi politik yang tidak mengenakkan padahal keputusan sudah terlebih dulu dijalankan.

Strategi Mitigasi Risiko

Level risiko yang bersedia diterima tiap perusahaan tentunya bervariasi. Berikut ini adalah beberapa strategi yang umum digunakan dalam rangka mengurangi profil risiko perusahaan asing:

  1. Lakukan bidding secara terbuka dan kompetitif, dan hindari ‘jalur cepat’ untuk menghindari jeratan hukum lokal
  2. Amati hubungan politik dari partner lokal Anda dengan baik. Hubungan dekat dengan pemerintah sekarang bisa menjadi keuntungan tersendiri, namun jika pemerintah saat ini sudah tidak memimpin lagi, maka posisi Anda bisa berubah
  3. Jadilah penduduk yang baik, antara lain berkontribusi terhadap perekonomian dan kebudayaan host country melalui proyek public yang bermanfaat
  4. Ciptakan hubungan dengan pejabat public diluar industri operasi perusahaan. In mungkin bisa berguna di tengah masa krisis
  5. Jangan membatasi diskusi Anda hanya dengan wakil pemerintah nasional atau lokal. Mereka mungkin tidak bisa menjadi indikator yang cukup baik dalam hal opini public. Lakukan dialog informal dengan jurnalis lokal, aktivis HAM dan lingkungan hidup.

Menangani Godaan Suap

Penyuapan adalah hal yang sudah umum di bisnis, namun tetap saja ini merupakan hal yang tidak etis. Jika aksi suap dibongkar, maka ini bisa menjadi peristiwa yang menghancurkan reputasi perusahaan secara internasional.

Sebagian besar persuahaan asing mencoba mengatasi masalah ini dengan menggunakan pihak perantara, yang biasanya adalah partner lokal mereka. Namun ini tidak menjamin akan imunitas dari serangan politik ataupun tuduhan criminal. Dan, biasanya perusahaan yang sudah melakukan aksi suap sekali akan terus didekati untuk mengulanginya lagi di kemudian hari.

Anda bisa mencari cara lain untuk menyenangkan pemerintah lokal. Misalnya, perusahaan yang dimintai uang perlindungan oleh polisi lokal bisa merespon dengan mendonasikan perlengkapan, misalnya mobil patroli atau computer, yang memungkinkan mereka melaksanakan pekerjaan dengan lebih efisien. Pendekatan tersebut mungkin bisa diaplikasikan pada pemerintah lokal.
Taktik lainnya adalah berinvestasi pada proyek pengembangan komunitas lokal sehingga menjamin bahwa operasional perusahaan memperoleh support lokal. Ini akan menjadikan pejabat yang korupsi sulit untuk menggoyang posisi perusahaan dengan caranya sendiri.

Namun, nyatanya sebagian besar perusahaan mengalami serangan politik akibat kesalahan mereka sendiri. Jangan biarkan perusahaan Anda seperti itu! Identifikasi risikonya sejak jauh-jauh hari, dan rekrut konsultan independent yang mampu membantu Anda dalam hal tersebut. Jika keputusan yang diambil adalah tetap melanjutkan suatu proyek, maka bekerjasamalah dengan konsultan untuk mengatur strategi mitigasi yang tepat. Terakhir, juga harus memberlakukan mekanisme dalam memonitor perubahan yang terjadi pada lingkungan bisnis, yang bisa mengubah profil risiko perusahaan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: