Survey BI : Dunia Perbankan di Tahun 2008

Bank Indonesia telah mengeluarkan perkiraan perbankan ditahun 2008. Perkiraan yang telah dibuat oleh Bank Indonesia terdiri atas tiga sub bidang, antara lain : target pemberian kredit baru sepanjang tahun 2008, sumber serta penempatan dana dan suku bunga dana serta kredit.

Target Pemberian Kredit Baru

Realisasi pemberian kredit baru di tahun 2008 terlihat mengalami peningkatan dengan rerata pertumbuhan kredit yang dicapai sepanjang tahun 2008 sebesar 26%. Nominal ini lebih rendah jika dibandingkan dengan kondisi kredit perbankan sepanjang triwulan pertama sebesar 29.8%. Tingginya rasio kecukupan modal perbankan serta semakin baiknya kualitas dari portfolio kredit adalah alasan utama yang mendorong peningkatan ekspektasi kredit.

Kredit investasi diperkirakan menjadi sektor yang paling meningkat. Secara sektoral, pemberian kredit pada sektor perdagangan, hotel, restoran serta industri pengolahan berperan sebagai pendorong peningkatan kredit sepanjang tahun 2008.

Semakin kompetitif tingkat persaingan yang terjadi antar bank serta arah kebijakan Bank Indonesia dalam melakukan penetapan SBI adalah alasan utama terjadinya peningkatan tersebut. Sayangnya, kondisi ini tidak diimbangi posisi likuiditas yang semakin membaik sehingga guna menutupi penyaluran kredit tersebut, pihak perbankan mengusahakannya melalui pengenaan suku bunga deposito yang tinggi agar dapat bersaing memperebutkan dana masyarakat.

Sumber Serta Penempatan Dana Perbankan

Sumber pendanaan yang berasal dari pihak ketiga diperkirakan akan meningkat jika dibandingkan survey yang dilakukan berdasarkan survey triwulan pertama. Menariknya suku bunga yang ditawarkan disertai dengan pemberian insentif diluar suku bunga adalah alasan utama yang menjadi pendorong peningkatan tersebut. Jika melihat berdasarkan jenis simpanan, simpanan terbesar berasal dari instrument deposito yang ditenggarai menjadi penyebab sepinya perdagangan ORI. Penempatan dana pada instrument SBI juga masih menjadi pilihan utama perbankan manakala menghadapi kelebihan likuiditas yang diikuti dengan penempatan pada instrument obligasi serta dana antar bank.

Suku Bunga Dana dan Kredit

Kisaran suku bunga dana terbagi atas dua, yaitu suku bunga dalam rupiah serta dalam valas. Rerata cost of fund serta cost of loanable fund berada pada 6.74% serta 8.79%. Jika dalam valas, rerata cost of fund serta cost of loanable fund berada pada 3.11% serta 4.32%.Perkiraan suku bunga kredit juga terbagi atas dua, yaitu dalam rupiah serta dalam dolar. Rerata KMK, KI serta KK dalam rupiah berada pada kisaran 13.64%, 13.52% serta 15.51%. Rerata KMK, KI serta KK dalam valas berada pada kisaran 7.25%, 7.92% serta 7.44%.

Diharapkan gambaran kinerja perbankan yang telah disarikan dari survey yang dilakukan Bank Indonesia. Gambaran ini tentunya dapat memberikan inspirasi bagi Anda dalam melakukan investasi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: