Proses Perencanaan Keuangan Islami

Proses perencanaan keuangan adalah sesuatu yang tak terpisahkan dalam kehidupan keseharian. Proses ini merupakan sebuah bentuk pengelolaan dana sedemikian rupa sehingga dapat mencapai suatu titik kepuasan tertentu yang lebih banyak berkaitan dengan keuangan pribadi. Fungsi dari sebuah proses ini adalah melakukan perencanaan demi masa depan guna mencapai sebuah tujuan.

Dunia keuangan saat ini dibanjiri oleh riba yang semakin membahana. Diperlukan sebuah kekuatan ekstra guna memerangi instrument keuangan yang penuh riba tersebut. Tak terkecuali dalam proses perencanaan keuangan yang harus disertai oleh proses perencanaan keuangan islami. Sebelum beralih pada proses keuangan yang islami, ada baiknya kita mengerti mengenai fakta yang terjadi pada proses perencanaan keuangan di Indonesia :

1. Masyarakat Indonesia masih lemah akan kesadaran mengenai perencanaan keuangan

2. Masyarakat Indonesia banyak yang tidak memiliki tujuan keuangan yang jelas dimana kebutuhan yang difikirkan terkadang hanya sebatas jangka pendek

3. Keterbatasan waktu serta ilmu telah menjadikan sebuah alasan untuk berhutang demi pemenuhan kebutuhan

4. Banyak masyarakat yang belum mampu melakukan pemilihan produk keuangan yang demikian beragam dikarenakan sosialisasi serta edukasi yang kurang menyeluruh.

5. Sikap menunda-nunda, kebiasaan boros serta inflasi yang meningkat merupakan fakta yang terjadi di Indonesia.

Kini, terobosan baru mengenai perencanaan keuangan syariah telah hadir yang bertujuan untuk mendapatkan aspek keadilan serta lebih menguntungkan. Perencanaan keuangan secara konvensional cenderung tidak meletakan prioritas akan kewajiban agama serta berorientase pada kebutuhan dunia. Seperti ini prioritasnya : mengurangi hutang, cashflow positif, dana darurat, asuransi, pensiun, pendidikan anak, berlibur serta bermacam instrument investasi yang profitnya bagus serta cenderung mengabaikan kehalalan.

Pada proses perencanaan keuangan syariah, ada beberapa hal yang diperhatikan seperti : dianjurkan untuk tidak berhutang untuk kebutuhan konsumtif, cashflow positif, halal, mubazir serta tidak boros, memenuhi tuntutan agama seperti , zakat fitrah, zakat penghasilan, naik haji, aqiqah, khitan anak, qurban, umroh, sadaqoh, infaq, wakaf dan wasiat, dana darurat, asuransi syariah, pensiun, pendidikan anak umum serta agama, investasi syariah serta waris.

Perencanaan keuangan syariah terlihat lebih kompleks tetapi dapat dipastikan bahwa perencanaan keuangan tersebut akan menghasilkan banyak manfaat dalam kehidupan Anda. Tidak ada salahnya Anda membuat perencanaan keuangan secara islami mulai saat ini. Selamat mencoba!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: