Perbedaan BAIK dan BENAR

Kenapa dalam soal essay waktu sekolah dulu, sering kita temukan kalimat berikut:

“Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan Baik dan Benar!”

Contoh kasus soal yang diberikan:

Mana yang lebih berat, 1 Kg kapas dan 1 Kg besi?

Kalau penjawab menjawab dengan baik : Lebih berat besi, karena massanya adalah seberat bla bla, sedangkan kapas bla bla

Kalau penjawab menjawab dengan benar : keduanya sama.

Kalau menjawab baik dan benar : Keduanya memiliki bobot total yang sama, akan tetapi massa benda kapas lebih ringan dari besi. pada kondisi pengujian dengan volume yang sama, akan lebih berat besi.

Nih kalau di kampus, misalnya kalau dosennya baik, rekan2 bisa jawab apapun yg penting masih ada hubungannya pasti masih dikasih “ongkos tulis” karena jawaban diberikan itu masuk di akal/ mengesankan buat dosennya.

Tapi kalo dosennya “kaku” ya dia cuma nerima jawaban “A” itu “A”, bukan “A” itu “B”, atau “a”. bisa diartikan dosen “kaku” itu cuma nerima jawaban yang udah dibukukan sebelumnya. Jadi hati-hati aja deh kalo jawab pertanyaan yang ada kata “Benar”nya doang, hehehe. ^_^

Contoh Kasus Lain.

(Teman dan Rokok)
Baik: teman yang baik memberi rokok kepada teman yang butuh rokok
Benar: teman yang benar menganjurkan tidak merokok karena merusak kesehatan

(Maling dan Uang)
Baik: maling yang baik membagikan hasil jarahannya kepada orang yang membutuhkan
Benar: tidak mencuri/kalaupun sudah mencuri bertobat atau mengaku.

(Pemerintah dan Rakyat)
Baik: pemerintah membagi-bagikan uang pada rakyat tanpa harus kerja
Benar: pemerintah menciptakan lapangan kerja

(Istri dan Suami)
Baik: istri berselingkuh, tapi suami tidak tahu.
Benar: Istri tidak berselingkuh/ istri mengaku telah berselingkuh

(Anak dan Ayah)
Baik: ayah yang baik selalu memenuhi apa yang diminta anaknya.
Benar : ayah yang benar mengetahui apa yang dibutuhkan anaknya.

Intinya, penggunaan kalimat “Jawab dengan baik dan benar” itu supaya menghindari salah tafsir gan.Karena Baik itu menurut perasaan manusia, sedangkan Benar itu hasil dari pencarian, pengujian, pembuktian, fakta,dsb.

Baik itu relatif, tapi kalau benar itu mutlak, yah kira-kira gitu lah.

So, Bagaimana menurut anda ???

3 Tanggapan

  1. yang baik itu tidak selalu benar…
    tapi yg benar insya alloh baik😀

    • saya kurang setuju lo, klo kebaikan itu dsbut menurut perasaan saja…menurut saya kebaikan itu adalah suatu kemampuan yg bsa melihat,mmbedakan sikon dan memposisikan pikiran, ucapan dan tindakan yang tujuannya tentu untk mencapai hasil yg memahagiakan dan kebermanfaatan…..sesuatu yg salah pun bsa menjadi kebaikan jika disesuaikan dengan kondisinya…contohnya berbohong demi menolong orang…..jadi kebaikan itu menurut saya jauh lebih luas dan tinggi dbandingkn kebenaran…

  2. kimi @ Berarti yang benar itu belum tentu baik…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: